feel your heart:)
Surat untuk kamu, manusia hebat.
Baca, ya!
Kalau ada yang nanya, "Gimana sih, caranya biar bisa enjoy ngadepin masalah? Kaya yang profesional banget jadi manusia tuh, resepnya apa sih?"
Mau tahu nggak, sebenarnya, kita nggak perlu jauh-jauh buat nyari alasannya. Karena jawaban itu, ada di diri kita sendiri. Senang itu bukan datang atau ketika kita mendapat sebuah keberuntungan, tapi senang itu tercipta saat kita mau mengadakannya sendiri. Kalau dari hal-hal besar terlalu sulit untuk menjadi pemantik senang itu, mungkin kita bisa coba pusatkan ke hal-hal yang lebih kecil.
Dan hal kecil itu banyak banget macamnya.
Mungkin dari semangkok seblak favoritmu, sepuluh tusuk telung langgananmu, satu cup es krim cokelat dan vanilla kesukaanmu, atau langit biru, bunga yang mekar, kupu-kupu di taman, hamparan air laut di penghujung hari, keliling kota sambil dengerin playlist Spotify favorit, bisa juga untuk dua belas episode Drakor di malam hari, setumpuk novel yang masih belum sempat dibaca, atau.... demi menonton video cipung dua puluh empat per tujuh.
Ahh... banyak sekali bukan? Jadi, apa yang kamu suka? Mmm... semuanya juga gapapa.
Hei, jangan pernah kehilangan alasan untuk tidak tersenyum setiap harinya, ya. Kita pantas untuk bahagia, meski hanya dari hal-hal sederhana yang kalau dipikir-pikir lagi, nyatanya sangat berharga, bukan?
Semesta selalu punya cerita. Kita sebagai manusia yang meramaikan, harus punya segudang sedu sedan untuk diceritakan.
🌻🌻🌻
Kamu sudah terbiasa untuk terlihat seperti super hero. Siapa yang akan mengira bahwa kamu bisa lemah juga. Nyatanya bukan kuatmu yang besar, melainkan topengmu yang terlalu tebal. Mau sampai kapan jadi palsu? Kamu juga butuh ruang untuk jadi apa adanya. Kamu juga butuh tempat di mana kamu bisa melepaskan semua penatmu di sana. Seharusnya tidak apa-apa kalau harus menunjukkan sisi lemahmu pada dunia. Supaya orang-orang di sekitarmu sadar, bahwa kamu juga hanya manusia biasa, sama seperti mereka. Yang bisa sedih, lemah, sakit, patah, dan berantakan. Seharusnya tidak masalah, untuk tidak sekuat itu. And....
Feel your heart. Rasain aja apa yang memang harusnya kamu rasain. Alirin dan lepasin aja perasaannya. Kalau memang lagi nggak baik-baik aja. Kalau memang lagi berantakan. Kalau memang lagi butuh pelukan atau minimal pendengar yang penuh tenang. Kamu sedih, kamu manusia. Kamu senang, kamu juga manusia. Dan manusia itu banyak banget kurangnya. Tapi, lebihnya juga nggak kalah banyak kok. Tuhan selalu kasih segala sesuatu dengan takaran yang seimbang.
Nggak apa-apa kalau mau jadi anak kecil berusia lima tahun. Yang kalau sedih nggak tanggung-tanggung. Pengen teriak, ya udah lepas aja. Pengen salto juga lakuin aja. Yang penting setelah ngelakuin itu kamu bakal ngerasa lega. Yang penting apa yang kamu lakuin nggak ngerugiin diri kamu sendiri.
Kamu cuma butuh energi positif untuk memenuhi kekuatan kamu yang sedang melemah. Kamu cuma butuh tempat di mana kamu bisa beristirahat dengan cukup dan sembuh.
Kalau udah bisa pengertian sama diri sendiri, kamu baru boleh pengertian sama diri orang lain. Mental kamu butuh dirawat. Jangan disepelekan, ya!
Sejauh ini kamu masih mau bertahan, you are so great!
Tuhan selalu punya cara untuk membentuk manusia-Nya. Mungkin, kamu manusia terpilih. Yang Tuhan beri kekuatan lebih daripada yang lain. Yang di bahumu, ruangnya begitu besar untuk menyimpan banyak hal yang memang pada dasarnya ingin kamu simpan sendirian. Yang di dalam hatimu, lapangnya begitu luas, agar sabarnya tiada berbatas. Dan bagaimana pun dunia, jangan berhenti untuk jadi hebat, ya. Ayo senyum yang banyak, berkali-kali lagi!
~salam hangat dariku and hug away~
Komentar
Posting Komentar